ALHAMDULILLAH ANDA TELAH BERPUASA SEHINGGA TELAH MERASAKAN APA YANG ORANG MISKIN RASAKAN SETIAP HARI,MUDAH-MUDAHAN ANDA SADAR DAN BERBUAT AMAL SHOLEH DAN BERSODAQOH

Bersyukur

Firman Alloh dalam alquran yang artinya :
"Dan Tuhan mengeluarkan kamu dari perut ibumu tanpa kamu mengetahui suatu-apa pun dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur." (QS An-Nahl: 78)
Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Ya Rasulalloh, untuk apa engkau tekun melakukan shalat tahajjud setiap larut malam sampai-sampai kaki engkau bengkak begitu?"
Beliau menjawab: "Saya ingin menjadi hamba Allah yang bersyukur..." (HRBukhari:1638)
Dalil dalil ini menjelaskan bahwa 'bersyukur’ adalah bagian yang tak terpisahkan dari ibadah kepada Allah.
Jadi 'bersyukur'itu bukan hanya mengucapkan hamdalah di bibir saja akan tetapi , hati,ucapan dan perbuatan itu harus sejalan.
Hati yakin 100% nikmat itu dari Allah, maka mengucapkan alhamdulillah tanda ucapan terima kasih selanjutnya
Pergunakanlah nikmat yang di berikan itu di jalan benar ( untuk ibadah)
Bersyukurlah atas nikmat Allah yang berlimpah baik di dalam diri manusia itu sendiri maupun di luar dirinya, yakni di burni dan di langit. Manusia yang pada saat lahir tidak mengetahui apa-apa, sebenarnya telah dibekali Allah dengan seperangkat perlengkapan seperti mata, hidung, telinga, tangan, kaki, hati, pikiran dan sebagainya. Organ-organ tubuh itu diciptakan Allah secara rapi, lengkap, unik dan mengagumkan. Terlebih lagi otak dan akal , ini semua merupakan nikmat dari Allah yang wajib kita syukuri.

Banyak orang tidak menyadari nikmat itu selagi ada, dan baru menyadarinya setelah tidak ada.
Contoh :Kalau sudah sakit barulah nikmat kesehatan benar-benar disadari dan wajib disyukuri. Ketika telah jatuh miskin, barulah disadari bahwa harta kekayaan ternyata merupakan bagian dari nikmat Allah
dan penyesalan pun terlambat mengapa tidak mensyukuri selagi harta ada di tangan.

Banyak sekali manusia yang tidak mau bersyukur. Mereka menganggap bahwa segala yang mereka nikmati merupakan hasil jerih payah mereka sendiri, sedangkan Allah sebagai pemberi nikmat seakan terlupakan atau memang dilupakan.
Firman Allah, ".Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur... " (Al-Baqarah : 243)

Cara mensyukuri harta kekayaan ialah menzakatinya setahun sekali, atau menginfakkan sebagian di 'jalan Allah'. Mensyukuri penglihatan, pendengaran dan hati ialah memeliharanya Perbuatan yang baik dan menjauhi dari perbuatan yang jelek.
Mensyukuri ilmu ialah mengamalkannya dan mengajarkannya kepada orang lain.
Mensyukuri kenikmatan hidup di dunia ialah menabung amal untuk hidup di akhirat.
Sholat, sholat tarawih juga salah satu contoh perbuatan bersyukur, tapi sayang sekali orang-orang yang jauh rumahnya pada datang ke masjid, tapi tetangga masjid yang dekat tidak mau mau melaksanakannya sedang nikmat Alloh telah banyak di berikan kepada mereka.

Sayangnya, sedikit manusia yang benar-benar bersyukur! Mungkin karena bersyukur itu berat oleh karena itu harus sering-seringlah berdoa seperti nabi Sulaiman,agar Tuhan memberinya nikmat dan kemampuan mensyukuri nikmatNya itu.
Bersyukur sebenarnya untuk kepentingan manusia sendiri. Allah sama sekali tidak mendapat keuntungan apa pun dari syukur yang dilakukan hamba-hambaNya dan Allah pun tidak rugi apabila manusia ingkar kepadaNya.
"Siapa yang bersyukur, syukurnya itu adalah untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan siapa yang kufur, sungguh Allah Maha Kaya dan Maha Mulia." (QS An-Naml: 40)

Hanya dua pilihan bersyukur atau tidak bersyukur
Kalau mau bersyukur maka Alloh akan menambah nikmatnya termasuk nikmat di sorga, tidak bersyukur nikmat nya akan di kurangi bahkan di cabut dan di jebloskan ke Neraka .
Dengan bersyukur Mudah mudahan hidupnya menjadi seimbang, tenang dan tentram. Sehingga menempuh jalan yang benar akan lebih gampang , dan lebih cepat mencapai tujuan yang Alloh kehendaki.

Allohumma ainna ‘ala dzikrika wasyukrika wahusni ibadatika, wal hamdulillahirobbil ‘aalamiiin.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
posted by :www.harits-sulaiman.blogspot.com

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< KEMBALI